Bagi pelajar setidaknya pernah mengalami Ujian nasional yang "menakutkan". Menakutkan dalam arti ketidak lulusan akan membuat cita-cita untuk jadi mahasiswa atau berkarir musnah. Untungnya sekarang, mulai 2014 UN tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran untuk kelulusan. Sehingga jika terjadi "kecelakaan" saat UN masih dapat diukur dari nilai saat sekolah selama tiga tahun. Karena sesungguhnya belajar tidak melulu tentang nilai dalam angka-angka di sertifikat.
Kesenjangan pendidikan diberbagai tempat masih menjadi masalah pendidikan. Tidak meratanya sarana di beberapa wilayah mengakibatkan sulitnya memetakan kemampuan siswa secara nasional. Di era internet dan tehnologi, belum meratanya akses internet di berbagai wilayah berpengaruh langsung di dunia pendidikan. Padahal
saat ini mulai tahun 2016 dicanangkan uji coba ujian nasional on line. Walaupun baru sebatas uji coba pada beberapa sekolah di seluruh nusantara, ujian nasional on line menjadi wacana baru ujian nasional di Indonesia. (opi.)
Kesenjangan pendidikan diberbagai tempat masih menjadi masalah pendidikan. Tidak meratanya sarana di beberapa wilayah mengakibatkan sulitnya memetakan kemampuan siswa secara nasional. Di era internet dan tehnologi, belum meratanya akses internet di berbagai wilayah berpengaruh langsung di dunia pendidikan. Padahal
saat ini mulai tahun 2016 dicanangkan uji coba ujian nasional on line. Walaupun baru sebatas uji coba pada beberapa sekolah di seluruh nusantara, ujian nasional on line menjadi wacana baru ujian nasional di Indonesia. (opi.)

No comments: