Inilah generasi muda yang akrab dengan alam. Menjaga sisa-sisa hutan yang masih ada. Gambaran kehidupan anak-anak kampung Silit, Sintang Kalimantan Barat. Bersama masyarakat dan Organisasi lingkungan menjaga lingkungan.
Bagi Melvi dan anak-anak Silit, kehidupan masa kecil menjadi pengalaman berharga yang jarang ditemui anak-anak lain. Meskipun dengan berbagai kerterbatasan sarana pendidikan, anak-anak Silit tetap menempuh berbagai cara untuk dapat bersekolah. Melalui program pelestarian lingkungan anak Silit berusaha menjadi bagian Bumi yang meski kecil namun tetap memiliki dampak yang besar bagi banyak orang.
Menjaga sungai memberikan kehidupan dalam bentuk sumber daya yang mereka nikmati langsung. Sebuah catatan yang akan diingat oleh siapapun bahwa bumi telah rela memberikan kehidupan tanpa perlu dieksploitasi.
"Selamat hari bumi"
In Memoriam Hendrikus Adam. Pejuang lingkungan yang memberikan dampak langsung terhadap perjuangan masyarakat kampung Silit, sampai akhir hayatnya.
No comments: