Hasil Pencarian
Showing posts with label Video. Show all posts

Rumah Thjia, catatan sejarah saudagar Tionghoa di Singkawang

Thumbnail

Singkawang dikenal sebagai kota multi kultur. Sejak kedatangan orang-orang cina pada abad 16 singkawang menjadi sebuah kota dagang yang berkembang. Mereka banyak bekerja sebagai tambang emas yang kemudian banyak beralih menjadi petani dan mengolah komoditi alam lainnya. Para imigran hidup dan berkembang bersama masyarakat asli wilayah singkawang, orang melayu dan dayak. Puncaknya saat Sultan Sambas secara besar besaran mendatangkan imigran dari cina pada abad 18. Para imigran yang diperkerjakan sebagai penambang emas mulai mewariskan beragam tradisi dalam kehidupan di kota singkawang. Pada masa pemerintah kolonial Belanda ada di kota singkawang, kongsi dagang cina juga berkembang. Salah satu yang mampu membangun perusahaan dagang adalah keluarga Tjhia. Keluarga yang dikenal sebagai marga Thjia memiliki pelabuhan ekspor di tepi sungai singkawang. Rumah dagang yang digunakan sebagai kantor dan tempat tinggal masih ada hingga saat ini. Rumah ini oleh masyarakat Singkawang disebut sebagai rumah Thia, dalam bahasa Hakka Singkwang disebut rumah besar.

Bedudu; Senandung Syair dari Betang Ensaid

Thumbnail
 

Wilayah ini memiliki sebuah ikon, bukit batu raksasa. Merupakan keajaiban geologi karena sebuah bongkahan batu monolit utuh seluas ± 520 hektar, dengan tinggi 1.002 meter di atas permukaan laut. Disebut orang Sintang Bukit Kelam. Jaraknya 40 km dari Kota Sintang. Sintang kabupaten dengan Luas Wilayah: ± 21.638 km², menjadi kabupaten terluas ketiga di Kalimantan Barat.

Di sekitar bukit Kelam banyak terdapat pemukiman komunitas Dayak. Salah satunya berada di rumah betang Ensaid Panjang. Bangunan merupakan rumah yang panjangnya sekitar 118 meter ini terdiri atas 29 bilik (pintu). Setiap bilik dihuni oleh satu kepala keluarga, sehingga puluhan keluarga hidup bersama dalam satu atap. Kehidupan komunitas dayak di betang Ensaid melahirkan kesenian dan peninggalan budaya. Banyak peninggalan tradisi kesenian yang ditinggalkan menjadi tradisi yang masih dilakukan sampai saat ini. Salah satunya karya sastra Bedudu.

Penjaga Bumi di Tanah Borneo

Thumbnail

Inilah generasi muda yang akrab dengan alam. Menjaga sisa-sisa hutan yang masih ada. Gambaran kehidupan anak-anak kampung Silit, Sintang Kalimantan Barat. Bersama masyarakat dan Organisasi lingkungan menjaga lingkungan.

Cerita Sang Enggang Pemberani (CerGam)

Thumbnail

Cerita bergambar tentang burung Enggang, burung khas Kalimantan, burung yang dihormati masyarakat adat Dayak di Kalimantan.

Cerita & Narator: Claudia Liberani  saomamasa | Gambar & video: Panca Esti  pancaesti 

Mandikan Anak, Pesta Gawai Desa Umin Sintang

Thumbnail
Desa Umin, terletak kurang lebih 45 km dari pusat kota Sintang Kalimantan Barat. Penduduk Desa Umin menyebut dirinya Orang Dayak Desa. Sejarah Orang Dayak Umin karena masyarakat yang pindah dan bermukim di sekitar sungai Umin. Ada beberapa rumpun atau kelompok Orang Umin. Umin Ngelay, Umin Letang, dan Umin Dewan tinggal di daerah perhuluan sungai.

Ritual Bekitau, Perkawian Dayak Kantu', Kapuas Hulu.

Thumbnail


Masyarakat Dayak Kantu' Kabupaten kapuas hulu memiliki adat perkawinan yang memiliki simbol persatuan, kekekalan dan sakral. Prosesi adat perlawinan selalu dimulai dengan penjemputan pengantin diselingi tarian adat. Jika proses perkawinan dilangsungkan di rumah mempelai pria, maka yang akan dijemput adalah mempelai wanita. 

Warna Alam, Sungai Utik di Kapuas Hulu

Thumbnail

60 menit dari kota pontianak, 70 km dari ibu kota putussibau. Sungai utik, menyimpan sejarah orang dayak iban.Sungai utik melestarikan 9000 hektar lebih hutan hujan tropis demi keberlangsungan hidup mengetahui tata kelola hutan melalui adat istiadat berdasarkan kearifan manusia dan tinggal bersama alam sekitarnya.Di antara suara hutan, menghirup udara alam sejati. Menikmati hutan sungai utik yang masih kokoh lestari, merasakan segarnya air sungai bebatuan dari mata air hutan adat. 

Dangee dayak


Suku dayak Kayaan sebagian besar hidup di daerah kalimantan timur. Di Kalimantan Barat banyak bermukim di daerah sungai mendalam. Salah satu upacara adat kayaan adalah Dange. Dange sebetulnya memiliki makna yang mirip dengan gawai dayak. Yaitu pesta syukur atas panen dan segala rejeki.

Hudog berupa topeng kayu yang berukir menyerupai kepala. Badan hudog menggunakan dedaunan, umum menggunakan daun pisang atau daun kelapa. Hudog menyimbolkan roh jahat atau hawa jahat. Biasanya tarian hudog ditarikan dalam rangka selesai menugal/menanam padi. Dimaksudkan sebagai simbol mengusir hawa jahat dari padi.

Dunia kecil




Dunia Kecil merekam sebuah kehidupan di sekitar yang sering ada namun sering tak terlihat. Di halaman belakang rumah adalah pilihan yang paling mudah untuk hunting video makro. Rerumputan hijau menyimpan banyak kehidupan kecil disana. Jika sehari-hari ditemui mungkin menjadi tak diperhatikan. Namun ketika di rekam ke dalam video, akan menampilkan sis-sisi yang jarang terlihat. Seperti belalang ini ternyata kulitnya becorak seperti batik. Warnanya yang keemasan memantulkan sinar matahari. 
Banner Pop-up